Kesehatan

Jakarta Bergerak Sehat: Ribuan Warga Ikuti Kampanye Penurunan Berat Badan

Reporter : Rico
Dinas Kesehatan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga berat badan ideal. Foto ist

TheIndonesiaTimes -Sebanyak lebih dari 3.500 peserta mengikuti kegiatan edukasi kesehatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Peserta berasal dari berbagai kelompok, mulai dari pelajar, tenaga kesehatan, komunitas, hingga masyarakat umum.

Dalam kegiatan tersebut, Dinkes DKI mengajak warga untuk menurunkan berat badan secara sehat dan terukur. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr. Siti Nadia Putri, menyebut penurunan berat badan perlu dilakukan secara bertahap. “Kami mendorong masyarakat melakukan penurunan berat badan yang aman. Perubahan gaya hidup yang konsisten lebih penting dibanding penurunan drastis,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Baca juga: FK Universitas Syiah Kuala Pimpin Penelitian Nasional Soal Efektivitas Terapi Diabetes IDegAsp

Peserta mendapatkan edukasi mengenai pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, serta cara memantau indeks massa tubuh (IMT). Ahli gizi Dinas Kesehatan DKI, Dian Lestari, S.Gz, menjelaskan bahwa masyarakat dapat memulai dari perubahan sederhana. “Mengurangi minuman manis dan menambah konsumsi sayur sudah memberikan dampak signifikan,” katanya.

Baca juga: 20,4 Juta Warga Indonesia Hidup dengan Diabetes, Peringkat 5 Dunia

Selain edukasi gizi, tenaga kesehatan juga memberikan konseling singkat terkait target penurunan berat badan yang direkomendasikan, yaitu 0,5–1 kilogram per minggu. Tenaga kesehatan lapangan, Dedi Prabowo, SKM, menegaskan pentingnya mengenali kondisi tubuh. “Kami membantu peserta menghitung IMT agar mereka memahami kategori berat badan masing-masing,” ujarnya.

Baca juga: Dorong Prestasi Atlet Nasional, FBAI Minta Kemenpora Tertibkan Dualisme Organisasi Olahraga

Dinas Kesehatan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga berat badan ideal dan mencegah risiko penyakit tidak menular.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru