TheIndonesiaTimes - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari meninjau progres pembangunan dan kesiapan penyelenggaraan akad massal rumah subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Perumahan Pondok Banten Indah, Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan kelancaran agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto terkait penyediaan hunian layak dan terjangkau.

Selain memeriksa kualitas bangunan dan tata lingkungan, Qodari juga meninjau persiapan acara akad massal dan seremoni penyerahan kunci yang direncanakan digelar pada 18 Desember 2025. Acara tersebut akan melibatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, serta pihak pengembang, dan rencananya dihadiri langsung oleh Presiden.

“Ini persiapan acara akad massal 50 ribu rumah yang insya Allah akan dihadiri Presiden. Kami di KSP mengawal seluruh rangkaian proses, bukan hanya pembangunan dan peresmian, tetapi juga pelaksanaan acara besar seperti ini,” ujar Qodari, Selasa (9/12/2025).

Ia menegaskan bahwa penyediaan rumah subsidi tidak sekadar mengejar jumlah, tetapi juga harus memastikan kualitas bangunan dan kenyamanan penghuninya. Dalam peninjauan lapangan, Qodari menyempatkan berdialog dengan warga untuk mendengar langsung pengalaman mereka menempati unit rumah tersebut.

“Kebutuhan hunian terus meningkat. Dari yang saya lihat, perumahan ini tertata dengan baik, kualitas bangunan juga bagus. Saya sudah berbicara dengan beberapa penghuni, ada yang baru empat bulan, ada yang sudah menetap lebih lama,” katanya.

Qodari berharap standar kualitas seperti yang ia temui di Pondok Banten Indah dapat diterapkan di proyek-proyek rumah subsidi lainnya. Menurutnya, keberhasilan program perumahan MBR bergantung pada kerja kolaboratif lintas lembaga, mulai dari kementerian teknis, BP Tapera, hingga pihak pengembang dan pemerintah daerah.

“Ini adalah hasil kerja banyak pihak dalam ekosistem perumahan yang besar. Kementerian PKP sebagai dirijen memiliki peran penting, dan kami berterima kasih kepada semua unsur yang terlibat,” ucapnya.

Dalam dialog dengan warga, Qodari bertemu Iman Mutaqin (29), seorang sopir ekspedisi yang menjadi salah satu penerima rumah subsidi. Iman mengaku bersyukur bisa memiliki rumah sendiri dengan cicilan Rp1,2 juta per bulan, jarak kerja yang dekat, dan akses yang mudah.

“Saya tanya perjalanan ke tempat kerja, sekitar 15 menit pakai motor. Beliau sangat bersyukur bisa punya rumah di sini,” tutur Qodari.

Dalam kunjungan tersebut, Qodari didampingi perwakilan Kementerian PKP, Komisaris BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, serta Direktur Utama PT Kawah Anugrah Properti Muhammad Ridwan. Mereka meninjau sarana dan prasarana, memeriksa kesiapan teknis, serta memastikan seluruh rangkaian menjelang akad massal berjalan sesuai jadwal