The Indonesia Times - Tanjung Perak Jazz (TPJ) 2026 berlangsung meriah di Surabaya Expo Center (SUBEC), Minggu (28/6/2026). Festival bertema Jazz'no Suroboyo itu menyedot ribuan penonton dan mendapat dukungan dari Bank Mandiri.

Sejumlah musisi papan atas tampil memeriahkan panggung utama, mulai dari Mahalini, Sal Priadi, HIVI!, Fiersa Besari, hingga Nadin Amizah. Mereka berbagi panggung dengan musisi jazz asal Surabaya yang menjadi bagian dari identitas Tanjung Perak Jazz sejak pertama kali digelar.

Salah satu penampilan yang paling berkesan hadir saat Nadin Amizah membawakan lagu Bertaut. Ribuan penonton larut menyanyikan lagu tersebut bersama-sama. 

Suasana kembali bergairah ketika Mahalini tampil sebagai penutup dengan sederet lagu populernya seperti Mati-Matian, Bohongi Hati, Sisa Rasa, dan Sial. Pertunjukan ditutup dengan pesta kembang api di langit Surabaya Expo Center.

Promotor Tanjung Perak Jazz, Sinyo Devara, mengatakan kehadiran musisi nasional menjadi cara untuk memperkenalkan karya musisi jazz Surabaya kepada khalayak yang lebih luas.

"Dengan hadirnya artis ibu kota, kami berharap para penggemar mereka juga bisa menikmati penampilan musisi jazz asal Surabaya di panggung yang sama," ujar Sinyo.

Selain menjadi ajang hiburan, festival tersebut juga melibatkan komunitas seni, pelaku UMKM, dan insan ekonomi kreatif di Surabaya.

Bank Mandiri turut berpartisipasi melalui booth interaktif yang menghadirkan berbagai aktivitas bagi pengunjung. Kehadiran booth tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan beragam layanan perbankan kepada masyarakat yang datang ke lokasi festival.

CEO Tanjung Perak Jazz, Indah Kurnia, mengatakan festival tersebut berawal dari komunitas kecil pencinta jazz di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak sebelum berkembang menjadi salah satu agenda musik tahunan di Surabaya.

"Awalnya hanya ruang berkumpul dan bermusik bersama. Seiring waktu, Tanjung Perak Jazz berkembang hingga mampu menghadirkan lebih banyak musisi dan penonton," kata Indah.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Tanjung Perak Jazz berpindah ke Surabaya Expo Center yang memiliki kapasitas lebih besar. 

Perpindahan lokasi diharapkan memberi dampak ekonomi bagi Surabaya melalui peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, transportasi, kuliner, hingga aktivitas UMKM.

Festival juga memperkenalkan maskot Cak Crocs, karakter buaya yang terinspirasi dari ikon Suro dan Boyo sebagai identitas baru Tanjung Perak Jazz.

Kolaborasi musisi nasional, talenta lokal, komunitas kreatif, serta dukungan Bank Mandiri menjadikan Tanjung Perak Jazz 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan pariwisata di Surabaya.