JAKARTA, TheIndonesiaTimes - Amazon Web Services (AWS) hari ini mengumumkan bahwa PT Krom Bank Indonesia Tbk ("Krom Bank"), bagian dari Grup Kredivo, telah menggunakan layanan AWS sejak peluncuran perbankan digitalnya. Di Indonesia, sekitar 74% populasi masih belum memiliki akses atau hanya memiliki akses terbatas ke layanan perbankan tradisional. Kesenjangan inklusi keuangan ini, yang disebabkan oleh berbagai hambatan sosial-ekonomi seperti lokasi geografis yang terpencil dan rendahnya literasi keuangan, memberikan peluang besar bagi inovasi fintech seperti layanan perbankan digital dan uang elektronik.
Visi Krom Bank adalah untuk melayani masyarakat yang belum tersentuh oleh layanan perbankan melalui aplikasi yang dirancang sesuai kebutuhan individu. Bank ini juga berkomitmen membantu generasi muda mencapai kemandirian finansial melalui kebiasaan menabung yang bertanggung jawab dan perencanaan keuangan yang bijak. Dengan menggunakan teknologi AWS, Krom Bank menawarkan suku bunga deposito yang menarik, yang dapat diakses dengan cepat dan aman melalui aplikasi mereka.
Dengan membangun layanan di platform AWS, Krom Bank dapat bergerak lebih cepat dalam menciptakan layanan baru yang inovatif bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan. Bank ini menggunakan teknologi AWS, termasuk kecerdasan buatan (AI) seperti verifikasi identitas elektronik (e-KYC), pengenalan wajah, dan layanan yang dipersonalisasi. Krom Bank menjadi bank pertama di Indonesia yang memanfaatkan AWS Asia Pacific (Jakarta) Region, yang memungkinkan mereka menyimpan data nasabah di Indonesia sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Krom Bank membangun basis datanya menggunakan Amazon Aurora, layanan basis data yang andal dan canggih yang menjaga kelancaran aplikasi meskipun jumlah pengguna terus meningkat. Bank ini juga menggunakan Amazon Elastic Container Service (Amazon ECS) untuk mengelola aplikasi dan menambahkan fitur baru seperti e-KYC, yang memungkinkan pelanggan membuka rekening bank 10-20 kali lebih cepat dibandingkan jika harus ke kantor cabang. Selain itu, dengan Amazon Rekognition, nasabah dapat masuk ke aplikasi lebih mudah dan aman melalui foto selfie, serta mengirim dokumen untuk membuka rekening dalam waktu kurang dari 3 menit.
Bank ini juga menggunakan Amazon SageMaker, layanan untuk mengembangkan model AI, untuk menganalisis perilaku pengguna dan mendeteksi aktivitas penipuan dengan lebih cepat. AWS menyediakan fleksibilitas bagi Krom Bank untuk terus mengembangkan layanan perbankan digitalnya dengan cepat dan aman.
Krom Bank berencana terus meningkatkan pengalaman pelanggan, termasuk melalui chatbot dan asisten virtual, dengan menggunakan layanan AI generatif AWS, seperti Amazon Bedrock. Dalam rangka mempercepat transformasi digital, Krom Bank juga memanfaatkan platform perbankan cloud SaaS Mambu, yang mendukung produk pinjaman mereka. Mambu dan AWS memungkinkan Krom Bank memiliki infrastruktur yang fleksibel dan aman, mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Selain itu, Krom Bank juga menginvestasikan pelatihan dan sertifikasi AWS untuk meningkatkan keterampilan karyawan dalam teknologi cloud, guna menciptakan inovasi baru yang lebih cepat dan memenuhi permintaan nasabah.
Anthony Amni, Country Leader Indonesia di AWS, Kamis (5/9/2024) mengatakan bahwa Krom Bank dengan cepat berinovasi untuk mengembangkan layanan perbankan yang lebih intuitif, memudahkan pengelolaan keuangan di Indonesia. Dengan memanfaatkan layanan cloud AWS dan AI generatif, Krom Bank berada di posisi yang tepat untuk mendorong inklusi keuangan di Indonesia, menyediakan layanan perbankan digital yang aman, inovatif, dan skalabel, serta mendukung pemberdayaan ekonomi. (Denny Pohan)