TheIndonesiaTimes - Kota kecil Iznik yang tenang dan dikelilingi Danau Iznik akan menjadi pusat perhatian dunia pekan depan. Kota kuno yang pernah menjadi ibu kota Bizantium dan Utsmaniyah itu akan menerima kunjungan internasional pertama Paus Leo XIV sejak pelantikannya pada Mei lalu.
Paus Leo XIV dijadwalkan menghadiri upacara peringatan 1.700 tahun Konsili Nicea Pertama, sebuah sidang penting pada tahun 325 M yang membentuk dasar keyakinan Kristen. Upacara tersebut akan dihadiri Patriark Ortodoks Yunani, Bartolomé, serta para pemimpin gereja dari berbagai denominasi.
Kunjungan ini sebelumnya direncanakan oleh Paus Fransiskus, namun ditunda setelah beliau wafat pada April. Dalam wawancara sebelumnya, Paus Leo XIV menegaskan bahwa peringatan Konsili Nicea adalah momen penting untuk mempererat persatuan umat Kristen. “Luka terdalam dalam kehidupan gereja adalah perpecahan,” ujarnya.
Iznik dianggap simbol penting karena di sinilah dasar-dasar iman Kristen dirumuskan, termasuk kredo mengenai Trinitas dan penegasan keilahian Yesus Kristus. Sejarawan Turhan Kacar menyebut konsili tersebut sebagai momentum besar ketika gereja mulai bersinergi dengan kekaisaran Romawi.
Upacara akan digelar di dekat situs arkeologi Basilika Santo Neófito, yang diyakini memiliki keterkaitan sejarah dengan konsili. Para arkeolog masih menelusuri jejak struktur kuno yang diduga menjadi lokasi pertemuan para pemuka gereja pada abad ke-4.
Sebelum tiba di Iznik pada 28 November, Paus Leo XIV dijadwalkan bertemu Presiden Recep Tayyip Erdogan di Ankara. Pada 29 November, Paus akan memimpin misa untuk sekitar 6.000 jemaah sebelum melanjutkan perjalanan ke Lebanon.