The Indonesia Times - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menegaskan fokus ekspansi bisnis dan transformasi digital usai mencatat kenaikan signifikan dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, Rabu (6/5/2026).

Dalam rapat tersebut, BSI menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp1,51 triliun atau 20Úri laba bersih. Nilai dividen per saham mencapai Rp32,81, melonjak 44,02% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp22,78 per saham.

Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo mengatakan peningkatan dividen ini mencerminkan kinerja keuangan yang solid sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek perseroan.

“Fundamental yang kuat menjadi modal utama kami untuk terus tumbuh, termasuk melalui ekspansi dan inovasi layanan digital,” ujarnya.

Selain pembagian dividen, RUPST juga dimanfaatkan sebagai momentum konsolidasi internal guna memperkuat strategi pertumbuhan berkelanjutan berbasis prinsip syariah. Agenda tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Pengawas Syariah Hasanudin dan Komisaris Utama Muhadjir Effendy.

Ke depan, BSI akan mempercepat pengembangan layanan digital serta memperluas jangkauan bisnis untuk menjawab kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia di tengah persaingan industri keuangan yang semakin dinamis.