theindonesiatimes.com -Penguatan tata kelola keuangan dan strategi bisnis menjadi tantangan perbankan daerah di tengah persaingan industri yang semakin ketat. Pengelolaan risiko, transparansi, dan inovasi keuangan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, meraih penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026 dari The Iconomics Media yang didukung Axia Research.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Financial & Regional Economic Forum bertema “Mengkatalisasi Ekonomi Daerah: Pembiayaan, Investasi, dan Kolaborasi untuk Pertumbuhan” di Auditorium Margono Djojohadikoesoemo, Kementerian Koperasi RI, Jakarta Selatan.
Martha mengatakan, apresiasi tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat pengelolaan keuangan yang sehat, transparan, dan akuntabel, sekaligus menyelaraskan strategi keuangan dengan arah transformasi perusahaan.
“Strategi keuangan tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi perusahaan, memperkuat daya saing, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya, Kamis (21/10/2026).
Penilaian penghargaan dilakukan melalui pemantauan pemberitaan CFO dan perusahaan sepanjang 2025 hingga kuartal II 2026. Aspek kinerja keuangan juga menjadi pertimbangan, termasuk arus kas dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan.
Selain penghargaan untuk Martha, Bank Jakarta meraih 8th Indonesia Best Financial Awards 2026 untuk kategori Best Brand Popularity pada kelompok Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Penghargaan kedua tersebut berkaitan dengan popularitas dan reputasi merek Bank Jakarta di tengah masyarakat.
Dua penghargaan ini menjadi momentum bagi Bank Jakarta untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas strategi bisnis, dan mengoptimalkan pengelolaan risiko. Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat kontribusi perbankan daerah terhadap perekonomian Jakarta.