TheIndonesiaTimes.com -Pencarian terhadap tujuh pekerja PT Freeport Indonesia yang terjebak di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, Tembagapura, Papua Tengah, masih terus berlangsung. Anggota Komisi XII DPR RI, Rico Alviano, menegaskan bahwa upaya evakuasi tidak boleh dihentikan meski telah hampir sepekan sejak insiden longsor terjadi.
Rico meminta manajemen Freeport mengerahkan segala upaya terbaik, termasuk penggunaan teknologi dan sumber daya maksimal. Ia juga menekankan pentingnya investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab longsor. “Jika ada kelalaian, perusahaan harus bertanggung jawab dan dikenai sanksi sesuai ketentuan hukum,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Baca juga: Tambang Emas Ilegal 200 Hektare di Lampung Dibongkar, Negara Diduga Rugi Rp1,3 Triliun
Menurutnya, insiden ini bukan yang pertama kali menimpa pekerja tambang Freeport. Karena itu, ia mengingatkan agar perusahaan meningkatkan standar keselamatan kerja guna mencegah terulangnya tragedi serupa.
Baca juga: 19 Penambang Tewas, DPR Tagih Ketegasan Pemerintah Berantas Tambang Liar
Hingga kini, tim gabungan yang terdiri dari Freeport, aparat, serta tim teknis pertambangan terus berupaya melakukan penggalian di beberapa jalur. Meski salah satu akses telah berhasil ditembus, pekerja belum ditemukan. Pencarian kini diperluas ke titik lain yang diduga menjadi lokasi keberadaan mereka.
Baca juga: Komisi X DPR Soroti Dugaan 700 Ribu Anak Papua Tak Bersekolah
Rico mengapresiasi kerja keras tim penyelamat yang menghadapi medan sulit dengan risiko tinggi. Ia juga mengajak publik untuk mendoakan agar tujuh pekerja yang hilang dapat segera ditemukan dan kembali ke keluarga dengan selamat.
Editor : Rico