The Indonesia Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Kantor Cabang Surabaya Jemursari mulai memperluas penetrasi pasar digital di sektor gaya hidup. Langkah ini dilakukan dengan menggandeng jaringan ritel kopi yang tengah ekspansif, Tomoro Coffee, dalam agenda Business Matching di Royal Regantris Cendana, Sabtu (9/5/2026).

Kolaborasi ini bertujuan mengintegrasikan seluruh transaksi pembayaran di gerai Tomoro Coffee menggunakan ekosistem alat akseptasi BRI, mulai dari EDC hingga QRIS. 

Langkah tersebut merespons pergeseran perilaku konsumen di Surabaya yang kini semakin terbiasa dengan metode pembayaran nontunai (cashless).

Branch Office Head BRI Surabaya Jemursari, Octarez Abi Ibrahim menyatakan bahwa sinergi ini merupakan strategi bank untuk memastikan layanan perbankan hadir di setiap lini bisnis masyarakat. 

Menurutnya, kerja sama dengan merek besar seperti Tomoro Coffee akan menjamin volume transaksi digital yang berkelanjutan.

"Kami ingin memastikan ekosistem pembayaran di Tomoro Coffee berjalan mulus. Melalui penyediaan alat akseptasi BRI, kami memberi kemudahan bagi pelanggan sekaligus memperkuat pencatatan keuangan pihak pengelola secara digital," ujar Octarez.

Sektor kopi di Indonesia memang masih menjadi primadona investasi. Berdasarkan tren pasar 2026, konsumsi kopi domestik terus naik dengan rata-rata pertumbuhan di atas 7% per tahun. Hal ini membuat sektor retail kopi menjadi ladang subur bagi perbankan untuk meningkatkan fee-based income melalui transaksi digital.

Regional General Manager Tomoro Coffee Jawa Timur, Faisal Indra, menyambut baik dukungan perbankan dalam skema bisnis mereka. Menurutnya, keandalan sistem pembayaran menjadi faktor penentu dalam menjaga kecepatan layanan di setiap gerai.

"Kecepatan adalah kunci di bisnis kopi kekinian. Dukungan teknologi dari BRI membantu operasional kami lebih efisien, terutama saat menangani lonjakan pesanan di jam sibuk. Kami harap kolaborasi ini mempermudah mitra franchise kami dalam mengelola transaksi mereka," ungkap Faisal.

Acara ini juga dihadiri oleh Coffee R&D Specialist, Fiqri Aunurofiq, serta Timothy Jason selaku host dari Franchiseek yang mengupas potensi investasi kemitraan kopi. 

Melalui business matching ini, para calon investor tidak hanya mendapat gambaran operasional bisnis, tetapi juga solusi pembiayaan dan manajemen kas yang disediakan oleh BRI.

Dengan integrasi ini, konsumen Tomoro Coffee di wilayah Jawa Timur kini dapat menikmati berbagai kemudahan pembayaran, sementara BRI memperkokoh posisinya sebagai mitra perbankan utama bagi pelaku usaha ritel modern.