The Indonesia Times - Kinerja positif Pelabuhan Belawan semakin menegaskan perannya sebagai penggerak utama ekonomi di Sumatera Utara. Hingga Mei 2026, arus peti kemas tercatat mencapai 531,2 ribu TEUs atau tumbuh 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 505,8 ribu TEUs.

Peningkatan ini mencerminkan geliat aktivitas perdagangan dan distribusi barang yang terus menguat, baik untuk pasar domestik maupun internasional. Pelabuhan Belawan pun semakin strategis sebagai simpul logistik yang menghubungkan arus barang di wilayah barat Indonesia.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan layanan pelayaran, termasuk bertambahnya kunjungan kapal dan masuknya sejumlah shipping line baru.

“Arus peti kemas internasional meningkat seiring penguatan konektivitas pelayaran, sementara domestik didukung oleh kenaikan volume dari perusahaan pelayaran nasional,” ujarnya, Jumat (4/7/2026).

Dari sisi operasional, kesiapan infrastruktur turut menjadi faktor kunci. Pelabuhan Belawan saat ini didukung 6 unit container crane dan 12 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) dengan tingkat ketersediaan alat mencapai 96,2 persen, memastikan proses bongkar muat berjalan optimal.

Pertumbuhan ini juga sejalan dengan kondisi ekonomi regional. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara tumbuh 4,98 persen, ditopang sektor perdagangan yang melonjak 10,63 persen serta sektor transportasi dan pergudangan sebesar 8,52 persen.

Pelindo menegaskan akan terus menjaga kualitas layanan dan kelancaran operasional pelabuhan guna mendukung arus logistik yang semakin dinamis. Dengan tren positif ini, Pelabuhan Belawan diproyeksikan tetap menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan. (Binsar Simatupang)