Kebhinekaan

KAJ Gelar Jalan Santai Kebhinnekaan, Angkat Isu Lingkungan dan Toleransi

Reporter : Rico
Kegiatan yang dipusatkan di Gereja Katedral Jakarta ini diikuti sekitar 3.500 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh agama, komunitas lintas iman, hingga perwakilan pemerintah.

The Indonesia Times - Perayaan ulang tahun ke-219 Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) menghadirkan pendekatan berbeda dengan menggabungkan isu toleransi dan lingkungan dalam satu gerakan bersama. Melalui jalan santai lintas iman, KAJ mendorong kolaborasi antarumat beragama sebagai kekuatan menjaga keberlanjutan kota.

Kegiatan yang dipusatkan di Gereja Katedral Jakarta ini diikuti sekitar 3.500 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh agama, komunitas lintas iman, hingga perwakilan pemerintah.

Baca juga: Demo di Sergai, Massa Desak Kapolda Sumut Periksa Direktur Tambak Udang

Uskup Agung Jakarta, Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, menegaskan bahwa perayaan ini dirancang sebagai wujud nyata syukur melalui aksi sosial, bukan sekadar seremoni.

“Kita ingin memperkuat persaudaraan sekaligus merawat alam sebagai tanggung jawab bersama,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai kegiatan ini sebagai gambaran konkret tingginya tingkat kerukunan di Indonesia yang mencapai 87 persen. Ia juga menyoroti keberadaan Terowongan Silaturahmi sebagai simbol kuat toleransi yang telah dikenal dunia.

Baca juga: 2.000 Perempuan Tanam Pohon di Singhasari, Dorong Aksi Nyata Kurangi Emisi

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melihat momentum ini selaras dengan program lingkungan Pemprov DKI, termasuk gerakan penanaman pohon dan pilah sampah untuk mengurangi beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

“Keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan. Langkah sederhana bisa berdampak besar bagi masa depan Jakarta,” kata Pramono.

Baca juga: Bank Sampah dan Minyak Jelantah, Solusi Lingkungan ala RW Bangka

Selain jalan santai, kegiatan juga diisi aksi penanaman pohon serta sosialisasi gaya hidup ramah lingkungan yang akan diperluas menjelang HUT ke-499 Jakarta.

Perayaan ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi lintas iman tidak hanya menjaga harmoni sosial, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak aksi nyata dalam menghadapi tantangan lingkungan perkotaan.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru