The Indonesia Times - Upaya pemulihan lingkungan pesisir diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak dalam penanaman 2.500 pohon di kawasan Belawan, Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 sekaligus mendorong aksi nyata pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Penanaman pohon melibatkan sejumlah instansi, mulai dari pemerintah daerah, otoritas pelabuhan, TNI, kepolisian, hingga masyarakat setempat. Sinergi ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan program penghijauan, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap kerusakan lingkungan.
Baca juga: Imigrasi Sumut Tegaskan Kebijakan Selektif WNA di Tengah Kerja Sama dengan RRT
Executive General Manager Pelindo Regional 1 Cabang Belawan, Yusrizal, mengatakan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga ekosistem kawasan pelabuhan. “Penanaman pohon ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Baca juga: Ekonomi Sumut Menguat, Arus Peti Kemas di Belawan Naik 5 Persen
Sebanyak 2.500 pohon ditanam di sejumlah titik strategis di kawasan Belawan dengan harapan dapat meningkatkan kualitas udara, mengurangi dampak abrasi, serta memperkuat ekosistem pesisir. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.
Baca juga: Tawuran Remaja di Belawan Digulung Tim Macan, 4 Pelaku Tak Berkutik
Melalui langkah ini, kawasan Belawan diharapkan tidak hanya berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai wilayah yang memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. (Binsar Simatupang)
Editor : Rico