The Indonesia Times - Minat investasi di Ibu Kota Nusantara terus menguat. Otorita IKN mencatat masuknya tiga investor baru dengan total komitmen investasi mencapai Rp1,27 triliun untuk pengembangan hunian dan fasilitas komersial.
Ketiga investor tersebut yakni PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara. Proyek yang dikembangkan meliputi apartemen, perkantoran, restoran, hingga pusat olahraga guna mendukung ekosistem perkotaan di IKN.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan masuknya investor baru menjadi sinyal positif bagi percepatan pembangunan ibu kota baru.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan para investor. Saat ini IKN masih membutuhkan sektor perhotelan, logistik, dan restoran untuk memperkuat ekosistem kawasan,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).
Basuki menambahkan, pembangunan kawasan strategis seperti yudikatif dan legislatif serta operasional SMA Taruna Nusantara akan mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan daya tarik investasi hingga 2028.
Salah satu investor, PT Starbright International Investment, dijadwalkan mulai membangun apartemen, ritel, dan perkantoran pada kuartal II-2027. Sementara PT Hauptstadt Indonesia Borneo akan mengembangkan kafe tematik, dan PT Oceans Resto Nusantara menyiapkan pembangunan restoran mulai 2026.
Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyatakan optimisme terhadap prospek IKN sebagai pusat pertumbuhan baru.
“Kami optimistis IKN akan menjadi kota modern dengan peluang bisnis besar. Kami juga akan mendorong lebih banyak investor untuk masuk,” katanya.
Otorita IKN menegaskan akan terus memberikan kemudahan perizinan dan dukungan bagi pelaku usaha. Pemerintah menilai momentum saat ini menjadi waktu strategis bagi investor untuk masuk ke proyek pembangunan ibu kota baru Indonesia.