The Indonesia Times - Festival Suaraga hadir sebagai upaya memperkuat citra Solo sebagai kota budaya yang adaptif terhadap gaya hidup modern. Digelar pada 4–5 Juli 2026 di Taman Balekambang, acara ini menggabungkan musik, wellness, dan komunitas dalam satu pengalaman terpadu.

Director Boss Creator, Riandika Winandatama, mengatakan Suaraga menjadi langkah awal memperkenalkan Solo sebagai “The Wellness City of Java” dengan mengangkat kekuatan budaya lokal yang relevan bagi generasi urban. “Kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang memberi dampak positif bagi komunitas dan industri kreatif,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Co-Founder Vindes, Laksamana Satrio, menambahkan festival ini dirancang sebagai ruang yang dekat dengan keseharian generasi muda. “Suaraga bukan sekadar festival, tapi pengalaman untuk menikmati musik, budaya, sekaligus terkoneksi dengan diri sendiri,” katanya.

Wali Kota Solo, Respati Ardianto, menilai Suaraga sejalan dengan upaya rebranding kota berbasis wellness. “Solo memiliki akar kuat dalam praktik keseimbangan hidup yang kini kami angkat sebagai identitas kota,” ucapnya.

Melalui kolaborasi lintas komunitas dan pelaku kreatif, Suaraga diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekosistem kreatif dan pariwisata Solo.