The Indonesia Times - Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan penyalahgunaan rokok elektronik (vape) kini telah berkembang menjadi ancaman serius, bukan sekadar tren gaya hidup. Hal itu disampaikan saat menghadiri ajang Women's Day Run 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, Minggu (19/4/2026).
Cak Imin mengungkapkan temuan Badan Narkotika Nasional yang menyebut vape mulai dimanfaatkan sebagai media baru dalam peredaran narkotika. Ia mengingatkan, pola ini berpotensi menyasar generasi muda hingga masuk ke lingkungan pendidikan, termasuk pesantren.
Baca juga: Bareskrim Usut Jaringan “The Doctor”, Dana Narkoba Rp124 Miliar Mengalir di 2.134 Transaksi
Menurutnya, perubahan modus peredaran narkoba yang semakin canggih harus direspons dengan langkah cepat dan terukur. Ia mendorong pemerintah memperkuat regulasi, pengawasan, serta edukasi untuk mencegah penyalahgunaan vape meluas.
Baca juga: DPO Narkoba Lintas Negara, Bareskrim Kejar Tangan Kanan ‘The Doctor’ Rendy Hermawan hingga Malaysia
“Ini bukan lagi soal gaya hidup, tapi ancaman nyata bagi generasi muda yang harus segera diantisipasi,” tegasnya.
Cak Imin juga meminta seluruh pihak, mulai dari keluarga hingga institusi pendidikan, meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi celah masuk praktik berbahaya tersebut. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis data agar kebijakan yang diambil tetap tepat sasaran tanpa menimbulkan kepanikan publik.
Baca juga: Razia THM Blue Night, 48 Pengunjung Positif Narkoba Diamankan BNNP Sumatera Utara
Penguatan pengawasan di lingkungan sekolah dan pesantren dinilai menjadi kunci untuk menutup ruang penyebaran narkoba dengan modus baru tersebut.
Editor : Rico