The Indonesia Times - Sebuah kapal kargo berbendera Iran dilaporkan tenggelam di Laut Kaspia. Kapal tersebut sebelumnya kerap dikaitkan dengan jalur pengiriman senjata Rusia, sebagaimana disebutkan dalam sejumlah laporan investigasi Barat.
Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi insiden tersebut pada Rabu (14/1/2026). Dalam keterangannya, otoritas Iran menyebut kapal kargo itu biasa digunakan untuk pengiriman persenjataan, meski tidak merinci jenis muatan yang dibawa saat kejadian.
Beruntung, seluruh awak kapal yang berjumlah 14 orang berhasil diselamatkan. Saat insiden berlangsung, kapal sempat mengirimkan sinyal bahaya yang kemudian ditangkap oleh penjaga pantai Turkmenistan.
“Seluruh awak kapal telah dievakuasi dengan selamat setelah sinyal darurat diterima,” demikian pernyataan resmi otoritas Iran.
Penjaga pantai Turkmenistan bergerak cepat menuju lokasi dan mengevakuasi para awak sebelum kapal sepenuhnya tenggelam. Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa maupun luka serius akibat insiden tersebut.
Meski demikian, Kementerian Luar Negeri Turkmenistan memilih tidak memberikan komentar mengenai muatan kapal kargo tersebut. Sikap ini memicu spekulasi, mengingat kapal itu sebelumnya pernah disorot dalam laporan investigasi internasional terkait jalur logistik militer Rusia.
Iran dan Rusia diketahui memiliki kerja sama strategis, termasuk dalam bidang pertahanan dan pasokan persenjataan. Kerja sama tersebut beberapa kali menjadi sorotan negara-negara Barat, terutama sejak meningkatnya konflik geopolitik di kawasan Eropa Timur.
Hingga saat ini, penyebab pasti tenggelamnya kapal kargo tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.