The Indonesia Times - Meningkatnya aksi kriminalitas, terutama begal, di wilayah Medan Belawan memicu keresahan warga dalam beberapa waktu terakhir. Situasi mencekam ini mendorong respons cepat aparat, termasuk kehadiran TNI Angkatan Laut melalui POMAL yang dinilai efektif menekan kejahatan jalanan.

Langkah tegas yang dilakukan aparat di lapangan disebut berhasil mempersempit ruang gerak pelaku begal yang sebelumnya kerap meresahkan masyarakat. Warga Medan Utara pun mulai merasakan dampak nyata dari peningkatan patroli dan penindakan tersebut.

“Kami tidak butuh janji, kami butuh tindakan. Kehadiran TNI AL benar-benar terasa di lapangan,” ujar salah satu warga, Selasa (21/4/2026).

Menurut warga, ketegasan aparat tidak hanya memberikan efek jera bagi pelaku, tetapi juga memulihkan rasa aman yang sempat hilang akibat maraknya kejahatan, termasuk peredaran narkoba di kawasan tersebut.

Dukungan masyarakat terhadap aparat pun terus mengalir, sebagai bentuk kepercayaan atas upaya pemberantasan kriminalitas. Warga menilai sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci dalam memulihkan kondisi wilayah yang selama ini dikenal rawan.

Dengan intensitas patroli yang terus ditingkatkan, warga berharap situasi keamanan di Belawan dapat kembali stabil dan terbebas dari bayang-bayang ketakutan.

(Binsar Simatupang)