Batam, TheIndonesiaTimes.com - Seorang petugas pengisi uang ATM di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) berinisial TS (27) diamankan oleh polisi karena mencuri uang sebesar Rp 1,1 miliar dari beberapa mesin ATM Bank BUMN. Uang hasil curian tersebut digunakan oleh pelaku untuk membeli kendaraan dan berjudi online.

"Kasus pencurian ini terungkap dari laporan PT Usaha Garda Arta Cabang Batam. Setelah dilakukan pengembangan, pelaku TS berhasil diamankan," ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Moch R Dwi Ramadhanto, pada Sabtu (22/6/2024).

Pelaku TS berhasil melancarkan aksinya karena ia bertugas sebagai investigator di perusahaan pengelolaan, pengisian, dan perbaikan ATM tersebut. Kecurigaan muncul ketika perusahaan mengecek laporan pengisian uang di enam mesin ATM yang dilakukan oleh pelaku.

"Pada Minggu, 9 Juni 2024, sekitar pukul 22.30 WIB, pelapor memeriksa enam lokasi mesin ATM di Nagoya Newton, Pasar Legenda Malaka, Indomaret Pasir Putih, McDermott, RS Elisabeth Lubuk Baja, dan Kepri Mall. Mereka menemukan beberapa kaset ATM yang tidak sesuai dengan jumlah uang yang tertera pada hasil print counter dan mendapati bahwa kaset tersebut kosong," katanya.

Perusahaan kemudian melakukan audit internal atas temuan tersebut. Hasil audit menemukan bahwa pelaku TS telah melakukan pencurian secara bertahap.

"Tim audit dari Jakarta melakukan pemeriksaan dan menemukan bahwa TS telah mencuri uang dari beberapa mesin ATM secara bertahap, dengan total Rp 1.137.450.000," jelasnya.

Berdasarkan laporan dari perusahaan, polisi kemudian mengamankan pelaku TS di kediamannya pada Kamis (20/6). Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku menggunakan uang curian tersebut untuk keperluan pribadi termasuk berjudi online.

"Menurut keterangan pelaku, uang hasil pencurian tersebut digunakan untuk membeli sepeda motor, ponsel, dan berjudi online," ujarnya.

Pelaku TS mengaku melakukan pencurian di enam lokasi ATM yang berbeda pada awal Juni 2024.

"Aksi pencurian pelaku dilakukan di mesin ATM di Nagoya Newton, Pasar Legenda Malaka, Indomaret Pasir Putih, McDermott, RS Elisabeth Lubuk Baja, dan Kepri Mall," ujarnya.

Pelaku mengaku melakukan aksinya sendiri. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan secara intensif.

"Pelaku mengaku melakukan aksinya seorang diri. Saat ini kami masih melakukan pendalaman. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan dalam waktu dekat," tambahnya.