The Indonesia Times - Novel legendaris Perahu Kertas karya Dee Lestari akan segera berlayar ke panggung teater dalam format pertunjukan musikal. Kolaborasi Indonesia Kaya dan Trinity Entertainment Network bersama Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST) ini dijadwalkan tampil di Ciputra Artpreneur Theater pada 30 Januari–15 Februari 2026 dengan total 21 pertunjukan.

Musikal ini tak sekadar mengangkat kisah romansa Kugy dan Keenan, tetapi mengeksplorasi tema mimpi, pencarian jati diri, dan pergulatan anak muda menghadapi ekspektasi hidup.

Alya Syahrani, pemeran Kugy, mengaku proyek ini memiliki makna personal baginya.

“Perahu Kertas memiliki kedekatan emosional tersendiri buatku, karena berbicara tentang mimpi dan pencarian jati diri. Melalui proses ini, aku kembali diingatkan pada alasan awal aku jatuh cinta pada seni panggung,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Dewara Zaqqi yang memerankan Keenan menyebut karakter tersebut mencerminkan banyak fragmen hidupnya. “Aku berharap Musikal Perahu Kertas, sebagai panggung musikal kelima dalam perjalanan karierku, dapat membawaku selangkah lebih dekat menuju mimpiku untuk menjadi seorang aktor,” katanya.

Di balik layar, produser Billy Gamaliel menegaskan proyek ini sebagai komitmen memperkuat ekosistem seni pertunjukan nasional. “Kami ingin memberi ruang bagi para pelaku seni untuk bertumbuh, sekaligus menegaskan bahwa seni pertunjukan layak terus hidup dan berkembang,” ujar Billy.

Sementara itu, sutradara Chriskevin Adefrid mengungkapkan musikal ini akan tampil dengan set panggung berputar, visual dinamis, serta elemen puppetry. “Sesuatu yang unik dan jadi experience baru di Indonesia. Set-nya akan berputar tanpa transisi scene. Akan jadi pengalaman yang tak terlupakan saat nonton,” tuturnya.

Musikal Perahu Kertas akan menampilkan 21 lagu, sistem alternate cast, dan swing performer untuk menjaga stamina pemain selama pementasan panjang. Lebih dari 23.000 penonton ditargetkan menyaksikan perjalanan imajinatif Kugy dan Keenan berlayar di panggung teater.