The Indonesia Times - Tawuran antar kelompok remaja kembali pecah di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (8/2/2026) dini hari. Seorang pedagang ikan bernama M. Dian Iqbal Saragih, warga Lingkungan IV Ujung Tanjung, tewas diduga akibat terkena mercon jenis SOS yang melesat saat bentrokan berlangsung.

Keributan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Besar Bagan Deli. Dua kelompok terlibat saling lempar batu dan diduga membawa senjata tajam. Warga menyebut bentrokan sempat mereda setelah aparat membubarkan massa, namun kembali pecah tak lama kemudian.

“Awalnya sudah bubar saat polisi datang. Tapi setelah itu mereka bentrok lagi. Tiba-tiba ada warga yang kena mercon,” ujar seorang warga di lokasi yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Korban dilaporkan tidak terlibat dalam aksi tawuran. Ia berada di sekitar lokasi ketika proyektil mercon mengenai tubuhnya.

Warga menyebut peristiwa serupa kerap berulang di wilayah tersebut dan memicu rasa takut di permukiman padat penduduk.

Kapolsek Belawan AKP Ponijo membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan penyelidikan tengah berjalan.

“Kami telah mengamankan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, dan memburu pelaku. Penggunaan bahan peledak rakitan seperti mercon SOS akan kami tindak tegas,” ujarnya.

Peristiwa ini kembali menyoroti kerawanan kamtibmas di Belawan. Pengamat keamanan perkotaan dari Universitas Sumatera Utara, Dr. Rudi Hartono, menilai pola “bubar–kembali bentrok” menunjukkan pencegahan belum menyentuh akar masalah. “Penegakan hukum harus konsisten, bukan reaktif. Patroli berkelanjutan, pengendalian bahan berbahaya, dan pendekatan komunitas mendesak dilakukan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pendalaman motif dan memburu pihak yang diduga membawa serta menyalakan mercon berdaya ledak tinggi.

Warga berharap pengamanan tidak berhenti pada pembubaran sesaat, melainkan memastikan wilayah pesisir itu kembali aman dan kondusif.

(Binsar Simatupang)