The Indonesia Times - Aktivitas logistik di Jambi mengalami peningkatan signifikan. IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 22,5% pada Maret 2026.
Berdasarkan data operasional, volume throughput mencapai 2.775 TEUs, naik dari 2.265 TEUs pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong lonjakan distribusi barang domestik, terutama kebutuhan pokok dan material konstruksi.
Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, menyebut peningkatan ini mencerminkan kesiapan operasional perusahaan dalam menjaga kelancaran arus logistik.
“Pertumbuhan ini menunjukkan keandalan layanan kami, mulai dari percepatan bongkar muat hingga kolaborasi dengan para pemangku kepentingan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Selain faktor musiman jelang Lebaran, peningkatan juga dipicu aktivitas ekspor komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, dan produk kehutanan, serta impor mesin dan peralatan industri.
IPC TPK Jambi pun terus memperkuat layanan melalui peningkatan kualitas SDM dan optimalisasi peralatan guna menjaga stabilitas operasional.
Dengan tren positif ini, terminal peti kemas Jambi dinilai semakin berperan sebagai penggerak distribusi dan penopang pertumbuhan ekonomi regional.