Politik

Ma’ruf Amin Tekankan Pentingnya Kajian Strategi Hadapi Ancaman di Laut China Selatan

Reporter : Rico
Ma’ruf juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an telah mengajarkan pentingnya persiapan menghadapi berbagai ancaman, baik militer maupun non-militer. Foto ist

TheIndonesiaTimes.com -Wapres ke-13 RI, KH Ma’ruf Amin, menegaskan bahwa strategi pertahanan Indonesia harus relevan dengan kondisi aktual bangsa, khususnya menghadapi dinamika di Laut China Selatan.

Pernyataan itu disampaikan Ma’ruf Amin saat memberi apresiasi kepada Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid, yang resmi meraih gelar doktor di Universitas Pertahanan (Unhan). Hasanuddin mempertahankan disertasi berjudul “Strategi Pertahanan Indonesia dalam Menghadapi China Crazy Zone Strategy di Laut China Selatan Guna Mendukung Pertahanan Negara” dalam sidang terbuka di Aula Merah Putih, Sentul, Jawa Barat, Kamis (5/9/2025).

Baca juga: Kaderisasi PKB Tembus 144 Ribu Alumni, Abdul Muhaimin Iskandar Minta Kualitas Terus Ditingkatkan

Menurut Ma’ruf Amin, capaian akademik Hasanuddin menunjukkan kontribusi penting seorang santri dalam bidang pertahanan negara. “Ini luar biasa. Seorang santri menghasilkan disertasi terkait strategi pertahanan di Laut China Selatan. Semoga menjadi kontribusi nyata untuk bangsa,” ujarnya.

Baca juga: Gus Muhaimin Tutup Kajian Ramadan, Tekankan PKB Harus Bawa Kemaslahatan Umat

Ma’ruf juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an telah mengajarkan pentingnya persiapan menghadapi berbagai ancaman, baik militer maupun non-militer. Ia mendorong Hasanuddin untuk terus mengembangkan kajiannya agar relevan dengan tantangan pertahanan Indonesia yang dinamis.

Baca juga: MK Putuskan Polisi Tak Boleh Duduki Jabatan Sipil, DPR: Final dan Mengikat

“Strategi menghadapi ancaman harus selalu dikaji dengan seksama. Saya berharap Dr. Hasanuddin terus memperdalam karyanya sebagai kontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan dan pertahanan Indonesia,” pungkas Ma’ruf Amin.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru