Tren Wisata Ramah Muslim Dongkrak Prospek Hotel yang Dikelola INPP

Reporter : Rico
Paradise Indonesia diketahui mengoperasikan sejumlah hotel lifestyle yang berlokasi di pusat-pusat wisata unggulan. Foto dok INPP

TheIndonesiaTimes -Menjelang musim libur akhir tahun, PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) melihat momentum positif bagi kinerja segmen perhotelan yang dikelolanya. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya aktivitas pariwisata nasional, sebagaimana tercantum dalam Indonesia Tourism Outlook 2025 yang dirilis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Laporan tersebut menyebut, jumlah wisatawan mancanegara hingga September 2025 mencapai 5,3 juta kunjungan, atau naik sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perbaikan ini tak lepas dari meningkatnya minat wisata global terhadap destinasi ramah muslim, yang mendorong posisi Indonesia naik dalam peta persaingan pariwisata internasional.

Baca juga: Viral! Mall 23 Semarang Punya Konsep Hutan Tropis, Resmi Dibuka Mei 2026

Di sisi lain, sejumlah analis memperkirakan adanya peningkatan belanja wisata domestik sepanjang libur panjang akhir tahun. Pergerakan ini diperkirakan memberikan dorongan signifikan bagi sektor hospitality, terutama hotel yang berada di destinasi wisata utama.

Baca juga: Ini 5 Faktor Penentu Lokasi Usaha yang Menguntungkan dan Berkelanjutan

CEO Paradise Indonesia, Anthony Prabowo Susilo, mengatakan perusahaan melihat peluang pertumbuhan yang kuat pada kuartal akhir 2025, seiring tingginya arus wisatawan baik domestik maupun mancanegara. “Portofolio hotel lifestyle yang kami kelola berada di kawasan wisata dengan trafik pengunjung yang relatif stabil. Kami memproyeksikan tingkat kunjungan ke properti kami akan terus bergerak positif sepanjang periode liburan ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).

Paradise Indonesia diketahui mengoperasikan sejumlah hotel lifestyle yang berlokasi di pusat-pusat wisata unggulan. Kehadiran berbagai agenda liburan akhir tahun, festival musiman, hingga perbaikan mobilitas perjalanan diperkirakan akan memperkuat okupansi properti-properti tersebut.

Baca juga: INPP Perkuat Recurring Income, Ekspansi ke Semarang dan Balikpapan

Para pelaku industri menyebut momentum ini sebagai sinyal pemulihan yang semakin stabil bagi sektor pariwisata dan properti komersial. Dengan peningkatan demand, segmen hospitality diperkirakan tetap menjadi penopang utama kinerja perusahaan hingga tutup tahun.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru