The Indonesia Times - Tradisi Paskah subuh di Taman Makam Pahlawan Kalibata terus menunjukkan keberlanjutan dengan semangat regenerasi yang semakin kuat dari tahun ke tahun.
Sebanyak 250 jemaat mengikuti ibadah yang berlangsung sejak pagi hari dalam suasana khidmat. Rangkaian pujian, liturgi, doa, hingga khotbah berjalan tertib dan menyentuh, memperkuat makna kebangkitan dan pembaruan hidup.
Tokoh penyelenggara, Baringin Panggabean, menyampaikan bahwa tradisi ini telah berlangsung selama 24 tahun dan akan memasuki tonggak 25 tahun pada perayaan berikutnya.
“Ini menjadi bukti bahwa tradisi ini tetap hidup dan terus dijaga lintas generasi,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, keterlibatan generasi penerus keluarga pahlawan menjadi kunci keberlanjutan kegiatan ini, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan ziarah keluarga ke makam para leluhur, menciptakan momen hangat yang mempererat hubungan antarjemaat.
Dengan konsistensi pelaksanaan dan antusiasme yang terus terjaga, tradisi Paskah subuh di TMP Kalibata diyakini akan terus berkembang sebagai ruang spiritual sekaligus simbol penghormatan yang relevan bagi generasi mendatang.